KETIKA HUKUM TUMPUL KEATAS TAJAM KEBAWAH

Seperti sebuah pisau, tumpul sebelah atas tajam bagian bawah begitulah kondisi hukum di Indonesia, ilustrasi ini bermakna, Hukum tidak menyentuh golongan orang-orang yang berkuasa, orang-orang yang berduit, Hukum tidak berpihak kepada golongan kelas bawah atau orang-orang cilik, tetapi hukum  hanya mengayomi kelas atas, menelanjangi orang kecil, sungguh tragis memang. Ini bukanlah cerita  atau rekayasa tetapi … [Baca Selanjutnya…]

Membangun Negeri Yang Cerdas, Adil dan Makmur

Negeri yang adil dan makmur  apakah sebuah cita-cita atau hanya sebuah impian belaka. Tetapi yang jelasnya didalam pembukaan Undang-undang Dasar 45  disebutkan  bagaimana Tujuan dibentuk Negara Indonesia ini adalah  ingin membawa  rakyatnya yang cerdas dan sejahtera. Karena  cita-cita atau visi dari suatu Negara  dicantumkan dalam Pembukaan UUD 45, maka setiap penyelenggara pemerintahan di negri ini  … [Baca Selanjutnya…]

Pemanfaatan Indera keenam dalam dunia pradilan

Indera keenam biasanya lebih banyak dibicarakan orang dalam dunia kebatinan,melihat mahluk-mahluk halus apakah jin, syetan dan sebagainya, orang yang memiliki kemampuan indra keenam  membatasi dalam  penggunaannya atau pemanfaatan dalam kehidupan masyarakat. Tetapi sekali ini kita menawarkan kepada  dunia pradilan untuk dapat dan mampu menggunakan indra keenam dalam dunia pradilan kita. Dalam prakteknya banyak  orang yang … [Baca Selanjutnya…]

PERBUATAN FITNAH DITINJAU DARI 2 (DUA) ASPEK HUKUM

Fitnah itu lebih Kejam  dari pembunuhan ( walaupun ini bahasa Qur’;an), istilah ini sering dipakai oleh seseorang apa bila dirinya difitnah. Fitnah itu bisa saja terjadi kepada diri kita, tanpa terkecuali, tidak mesti penguasa, pejabat bahkan dikehidupan rakyat kecil  fitnah ini masih hidup subur. Dalam Dunia politik kekuasaan fitnah ini dijadikan sarana untuk menyerang lawan … [Baca Selanjutnya…]

Percobaan Melakukan Kejahatan Dapatkah Di kenakan Hukuman?.

Apabila orang berniat akan berbuat kejahatan dan ia telah memulai melakukan kejahatan itu, akan tetapi timbul rasa menyesal dan lalu mengurungkan perbuatan nya, sehingga kejahatan tidak jadi sampai selesai, maka ia tidak dapat dihukum atas perbuatan kejahatan itu, oleh karena tidak jadi selesai kejahatan itu atas kemauannya sendiri. Jika tidak jadi selesai  kejahatan itu disebabkan … [Baca Selanjutnya…]